Sabtu, 07 Agustus 2021

BAB 2 Memahami dan Mencipta Cerita Fantasi (Lanjutan)

 

1.      Ciri kebahasaan pada Cerita Fantasi

● Penggunaan kata ganti orang pertama ataupun orang kedua dan nama orang sebagai sudut pandang penceritaan (aku, mereka, dia, Erza, Doni)

● Penggunaan kata yang mencerap panca indra untuk deskripsi latar (tempat, waktu, suasana) Contoh: Tiga rumah bergaya kerucut menyambut mataku. Emas dan berlian bertaburan di dinding rumah itu.

 

D. Menyajikan Cerita Fantasi

Berikut ini adalah langkah langkah dalam menyajikan cerita fantasi yang baik dan benar.

Merencanakan Cerita

● Menemukan Ide Penulisan: Menemukan ide dengan mengamati objek nyata lalu diberi imajinasi.

● Penggalian Ide Cerita Fantasi dari Membaca: Ide cerita fantasi juga dapat diperoleh melalui membaca buku pengetahuan/buku ilmiah tentang ruang angkasa, hewan langka, biografi tokoh dan seterusnya.

● Membuat Rangkaian Peristiwa: Dari ide yang sudah kamu temukan, buatlah rangkaian peristiwa sehingga tercipta cerita fantasi yang unik.

● Mengembangkan Cerita Fantasi: Setelah rangkaian peristiwa sudah terbentuk, selanjutnya kembangkanlah watak tokoh, latar, dialog antar tokoh, dan lain sebagainya.

 

Menulis cerita Fantasi

1. Merencanakan

2. Mengembangkan produk

3. Memberi judul yang menarik

4. Menelaah untuk merevisi

5. Memublikasikan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BAB 4 Menyibak Ilmu dalam Laporan Hasil Observasi (Lanjutan)

  Menelaah Bahasa pada Teks Laporan Hasil Observasi 1. Mendaftar istilah pada teks hasil observasi: Istilah adalah kata atau gabungan kat...