1.
Ciri kebahasaan
pada Cerita Fantasi
● Penggunaan kata ganti orang pertama ataupun
orang kedua dan nama orang sebagai sudut pandang penceritaan (aku, mereka, dia, Erza, Doni)
● Penggunaan kata yang mencerap panca indra
untuk deskripsi latar (tempat, waktu, suasana) Contoh: Tiga rumah bergaya kerucut menyambut mataku. Emas dan berlian
bertaburan di dinding rumah itu.
D. Menyajikan Cerita Fantasi
Berikut ini adalah langkah langkah dalam
menyajikan cerita fantasi yang baik dan benar.
Merencanakan
Cerita
● Menemukan Ide Penulisan: Menemukan ide
dengan mengamati objek nyata lalu diberi imajinasi.
● Penggalian Ide Cerita Fantasi dari Membaca:
Ide cerita fantasi juga dapat diperoleh melalui membaca buku pengetahuan/buku ilmiah tentang ruang angkasa, hewan langka,
biografi tokoh dan seterusnya.
● Membuat Rangkaian Peristiwa: Dari ide yang
sudah kamu temukan, buatlah rangkaian peristiwa sehingga tercipta cerita fantasi yang unik.
● Mengembangkan Cerita Fantasi: Setelah
rangkaian peristiwa sudah terbentuk, selanjutnya kembangkanlah watak tokoh, latar, dialog antar
tokoh, dan lain sebagainya.
Menulis cerita
Fantasi
1. Merencanakan
2. Mengembangkan produk
3. Memberi judul yang menarik
4. Menelaah untuk merevisi
5. Memublikasikan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar