Sabtu, 07 Agustus 2021

BAB 2 Memahami dan Mencipta Cerita Fantasi (Lanjutan)

 Jenis Jenis Cerita Fantasi

1.      Cerita Fantasi Total: Pada cerita kategori ini semua yang terdapat pada cerita semua

tidak terjadi dalam dunia nyata.

2.      Cerita Fantasi Irisan: Cerita fantasi yang mengungkapkan fantasi tetapi masih

menggunakan nama nama dalam kehidupan nyata, menggunakan nama tempat

yang ada dalam dunia nyata, atau peristiwa pernah terjadi pada dunia nyata.

3.      Cerita Fantasi Sezaman dan Lintas Waktu: Latar sezaman berarti latar yang

digunakan satu masa. Sedangkan untuk lintas waktu adalah berarti cerita fantasi

menggunakan dua latar waktu yang berbeda.

 

B. Menceritakan Kembali Isi Cerita Fantasi yang Dibaca/Didengar

Menentukan tokoh, latar, dan urutan peristiwa: tokoh, latar, dan urutan peristiwa

cerita fantasi. Menentukan unsur instrinsik cerita: nama tokoh, watak tokoh, alur cerita, pesan dan moral. Menceritakan isi cerita fantasi dengan bahasa yang sederhana.

 

C. Menelaah Struktur dan Bahasa Cerita Fantasi

Menelaah Struktur Cerita Fantasi Struktur pada cerita dapat memudahkan pembaca untuk mengidentifikasi dan menganalisis cerita tersebut. Terbagi menjadi 3 – 4 struktur di cerita fantasi. Diantaranya ialah orientasi, komplikasi, resolusi, dan koda.

·         Orientasi: Pengenalan tokoh, latar, watak tokoh, dan konflik. Orientasi biasanya

terletak di depan cerita sehingga akan memberikan sedikit gambaran mengenai

cerita yang akan diangkat nantinya.

·         Komplikasi: Berisi hubungan sebab akibat sehingga muncul masalah hingga

masalah itu memuncak.

·         Resolusi: Berisi penyelesaian masalah dari konflik yang terjadi (masalah mulai

mereda).

 

1.      Ragam Alur Cerita

Garis besar rangkaian peristiwa merupakan sebuah cerita atau rangkaian jalinan

(alur/plot) cerita biasanya mengikuti pola seperti bagan di bawah ini. Secara garis

besar urutan cerita digambarkan berikut. Alur cerita dimulai dengan orientasi hingga kemudian meningkat ke puncak cerita (klimaks). Ketika di dalam cerita sudah menemukan titik solusi, maka cerita akan mengalami resolusi yang berujung koda.

·         Bagian Awal Sering juga disebut bagian pengenalan (orientasi), fungsinya adalah

mengantarkan cerita. Pada bagian ini dikenalkan latar cerita, tokoh dan watak-wataknya). Bagian ini wajib ada, pasalnya di bagian inilah cerita mulai

diperkenalkan kepada pembaca.

·         Bagian Tengah

Merupakan rangkaian kejadian/peristiwa hingga ke bagian klimaks atau inti cerita.

Saat masalah utama diceritakan, bagian ini diawali dengan rangkaian kejadian yang

menuju ke puncak masalah. Rangkaian kejadian datang secara bertahap hingga

berada di level tertingginya. Bagian tengah adalah bagian pada cerita yang paling

seru dan menarik.

·         Bagian Akhir

Bagian ini menjawab masalah utama, tentu saja dijawab dalam bentuk rangkaian

peristiwa/kejadian juga. Bagian terakhir adalah kesimpulan dan penutup cerita.

Bagian ini biasanya berupa resolusi dan koda. Cerita di bagian akhir bisa

dimenangkan oleh tokoh antagonis ataupun protagonis. Bagian akhir biasanya

bukan benar benar akhir dari cerita. Ada juga cerita fantasi yang memiliki kelanjutan

cerita mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BAB 4 Menyibak Ilmu dalam Laporan Hasil Observasi (Lanjutan)

  Menelaah Bahasa pada Teks Laporan Hasil Observasi 1. Mendaftar istilah pada teks hasil observasi: Istilah adalah kata atau gabungan kat...