Jenis Jenis Cerita Fantasi
1.
Cerita Fantasi Total: Pada cerita kategori ini
semua yang terdapat pada cerita semua
tidak terjadi dalam dunia nyata.
2.
Cerita Fantasi Irisan: Cerita fantasi yang
mengungkapkan fantasi tetapi masih
menggunakan nama nama dalam kehidupan nyata,
menggunakan nama tempat
yang ada dalam dunia nyata, atau peristiwa
pernah terjadi pada dunia nyata.
3.
Cerita Fantasi Sezaman dan Lintas Waktu: Latar
sezaman berarti latar yang
digunakan satu masa. Sedangkan untuk lintas
waktu adalah berarti cerita fantasi
menggunakan dua latar waktu yang berbeda.
B. Menceritakan Kembali Isi Cerita Fantasi yang
Dibaca/Didengar
Menentukan
tokoh, latar, dan urutan peristiwa: tokoh, latar, dan urutan peristiwa
cerita fantasi. Menentukan unsur instrinsik cerita: nama
tokoh, watak tokoh, alur cerita, pesan dan moral. Menceritakan isi cerita fantasi dengan bahasa
yang sederhana.
C. Menelaah Struktur dan Bahasa Cerita Fantasi
Menelaah Struktur Cerita Fantasi Struktur pada cerita dapat memudahkan pembaca
untuk mengidentifikasi dan menganalisis cerita tersebut. Terbagi menjadi 3 – 4 struktur di cerita
fantasi. Diantaranya ialah orientasi, komplikasi, resolusi, dan koda.
·
Orientasi: Pengenalan tokoh, latar, watak
tokoh, dan konflik. Orientasi biasanya
terletak di depan cerita sehingga akan
memberikan sedikit gambaran mengenai
cerita yang akan diangkat nantinya.
·
Komplikasi: Berisi hubungan sebab akibat
sehingga muncul masalah hingga
masalah itu memuncak.
·
Resolusi: Berisi penyelesaian masalah dari
konflik yang terjadi (masalah mulai
mereda).
1.
Ragam Alur Cerita
Garis besar
rangkaian peristiwa merupakan sebuah cerita atau rangkaian jalinan
(alur/plot) cerita biasanya mengikuti pola
seperti bagan di bawah ini. Secara garis
besar urutan cerita digambarkan berikut. Alur cerita dimulai
dengan orientasi hingga kemudian meningkat ke puncak cerita (klimaks). Ketika di
dalam cerita sudah menemukan titik solusi, maka cerita akan mengalami resolusi
yang berujung koda.
·
Bagian
Awal Sering juga disebut bagian pengenalan
(orientasi), fungsinya adalah
mengantarkan cerita. Pada bagian ini
dikenalkan latar cerita, tokoh dan watak-wataknya). Bagian ini wajib ada,
pasalnya di bagian inilah cerita mulai
diperkenalkan kepada pembaca.
·
Bagian
Tengah
Merupakan rangkaian kejadian/peristiwa hingga
ke bagian klimaks atau inti cerita.
Saat masalah utama diceritakan, bagian ini
diawali dengan rangkaian kejadian yang
menuju ke puncak masalah. Rangkaian kejadian
datang secara bertahap hingga
berada di level tertingginya. Bagian tengah
adalah bagian pada cerita yang paling
seru dan menarik.
·
Bagian
Akhir
Bagian ini menjawab masalah utama, tentu saja
dijawab dalam bentuk rangkaian
peristiwa/kejadian juga. Bagian terakhir
adalah kesimpulan dan penutup cerita.
Bagian ini biasanya berupa resolusi dan koda.
Cerita di bagian akhir bisa
dimenangkan oleh tokoh antagonis ataupun
protagonis. Bagian akhir biasanya
bukan benar benar akhir dari cerita. Ada juga
cerita fantasi yang memiliki kelanjutan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar